Wednesday, November 18, 2020

Muhammadiyah 1 Abad Delapan Tahun (Taufik Ismail)

 MUHAMMADIYAH SATU ABAD DELAPAN TAHUN

Oleh: Taufik Ismail

Yang selalu terngiang-ngiang di telinga

Dan berulang-ulang memasuki sukma

Ketika di zaman revolusi di Yogya

Murid Sekolah Rakyat Muhammadiyah saya

Ngupasan nama jalannya

Letaknya di belakang Istana Negara

Kami dituntun mengaji Qur'an

Surah Al-Maún tujuh ayatnya


Yang diulang-ulang adalah nomor tiga

“Wa laa yakhudh-dhu ála thaáamil miskian”

Itulah orang yang mendustakan diin

Astaghfirullah, begitu mendalam maknanya

Ingatlah agar selalu berbuat bagi ummat

Yang berkekurangan hidupnya


Ingatlah agar selalu berbuat bagi ummat

Yang hidupnya sengsara dan melarat

Inilah amanat yang harus senantiasa teringat

Karena sejak kecil telah ditiunjukkan teladan

Agar senantiasa bersifat dermawan


Kenangan berikutnya yang selalu dalam catatan

Adalah ibuku yang aktif di Áisyiyah

Beliau angkatan pertama tamatan Perguruan Diniyah

Puteri Padang Panjang

Asuhan Etek Rahmah el-Yunusiyah


Ketika di Yogya di masa revolusi

Ibuku Tinur M. Nur jadi penyiar di RRI

Untuk siaran luar negeri

Siaran khusus ke negara-negara Islam

Menyampaikan berita tentang Indonesia yang baru merdeka

Negeri Islam yang gigih berjuang

Membebaskan bangsa dari penjajahan kolonialisme

Siaran dalam Bahasa Arab

Yang mendapat sambutan sangat hangat


Inilah kisah tentang ayahku yang sekali sebulan

Mondar-mandir ke Bandung dari Pekalongan

Ikut berkumpul di rumah Bung Karno mendapat latihan 

Setiap pagi ke sana ibuku selalu ke titip rendang Pandang

Untuk Ibu Inggit dalam rantang


Dan Bung karno yang 10 tahun lebih tua dari ayahku

Berkata “Gaffar, ajari saya agama Islam

Kamu nanti saya beri ilmu Marxisme”


Ayah saya tamatan pesantren Summatra Thawalib Parabek

Dengan senang hati bertukar ilmu

Bung Karno taat menghayati Islam

Tapi ayahku walau dibujuk, tak bersedia masuk PNI

Karena sudah sejak lama aktif di Masyumi


Begitulah pengalaman dari zaman sebelum revolusi

Yang terkenang pada hari ini

Hari 108 tahun usia Muhammadiyah kita


Kita terkenang pada gagasan dan amal perjuangan

Sang pendiri K.H. Ahmad Dahlan (1868-1923)

Sesudah kembali studi dari Tanah Suci

Dan interaksi dengan ulama-ulama Indonesia di sana

Sekembali dari Arab Saudi

Kiyai Dahlan pulang membawa ide dan gerakan pembaruan


Didirikanlah organisasi dengan nama Muhammadiyah

Sesudah pendirinya shalat istiharah

18 Nopember 1912 di Yogyakarta

Dimulai dengan Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah

Dan berkelanjutan seterusnya dan seterusnya


Di bidang tauhid Kiyai Dahlan ingin membersihkan

Aqidah Islam dan segala macam syirik

Di bidang ibadah membersihkan

Cara-cara ibadah dari bid’ah

Dalam bidang muámalah membersihkan

Kepercayaan dari khurafat

Serta dalam bidang pemahaman ajaran

Ia merombak taklid, lalu memberi kebebasan berijtihad


Dengan demikian kesimpulan utama gerakan ini

(Menurut Djarnawi Hadikusumo) Kiyai Dahlan 

Telah menampilkan Islam sebagai

Sistem kehidupan manusia dalam segala seginya


Berikutnya K.H. Mas Mansyur (1896-1946), tokoh Muhammadiyah 

alumnus Universitas Al-Azhar Cairo mengembangkan kelanjutannya


Di dalam angka-angka amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan 

hingga saat ini adalah sebagai berikut


Telah berdiri

4.623 Taman Kanak-Kanak dan PAUD

2.604 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah

1.772 SMP/Madrasah Tsanawiyah

1.143 SMA/SM Kejuruan/Madrasah Aliyah

172 Perguruan Tinggi


Ini berlanjut terus di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, dan seterusnya

Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah


Dalam usia 108 tahun pada angka 18 Nopember 2020 ini

Sebagai alumnus Sekolah Rakyat Muhammadiyah

Ngupasan Yogyakarta 1948

Saya berterima kasih sangat tinggi

Kepada guru-guru saya 74 tahun yang silam

Pak Solichin dan Bu Badriyah

Saya terkenang pada teman sekelas saya

Muhammad Farid Ma’ruf dan Sumitra

Yang jadi guru besar di Universitas Gadjah Mada


Saya terkenang pada bangunan sekolah saya

Di Ngupasan, belakang Istana Negara


Saya terkenang pada rumah tua di Langenastran

Jero Beteng, tempat saya ikut berkumpul

Bersama sahabat saya, Rendra


Saya terkenang pada Kantor Muhammadiyah

Lima menit jalan kaki dari SD Ngupasan


Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah

Semoga organisasi Muhammadiyah tak berhenti

Dan senantiasa aktif di ratusan pulau

Ratusan pulau

Mambina jutaan ummat

Jutaan ummat

Dan kini telah melewati masa satu abad


Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah

Teruskanlah melanjutkan gagasan Kiyai Ahmad Dahlan

Kiyai Mas Mansyur dan seluruh pemimpin Muhammadiyah

Di seluruh tanah air kita Indonesia

Semoga dalam lindungan ridha Allah

Aamiin, aamiin,aamiin


Semoga organisasi Muhammadiyah

Senantiasa menjaga kesatuan ummat

Walaupun ada di sana-sini perbedaan

Tapi tetap dalam kesatuan

Sebagai ummat di bawah naungan tauhid

Diperkuat doa bersama

Semoga dalam ridha-Nya senantiasa

Semoga dalam ridha-Nya senantiasa

Semoga dalam ridha-Nya senantiasa

Aamiin, aamiin,aamiin

Ya Rabbal áalamin

Dibacakan oleh Taufiq Ismail pada Resepsi Milad ke 108 dari Masjid AT Tanwir Kantor PPM Menteng

Wednesday, November 11, 2020

SARASEHAN MUI BALI

Beberapa masukan dan usulan peserta sarasehan yg diselenggarakan MUI Bali di Gedung BPK Denpasar,  Sabtu,  07 November 2020.

Dengan Tema "Mengurai Permasalahan Ummat Islam Bali Dalam Rangka Munas MUI dan Musyda MUI Bali"

Beberapa masukan dan usulan peserta diantaranya. 

1. MUI kedepannya agar menjadi menjadi garda terdepan peningkatan kualitas pendidikan dan kualitas pendidik. 

2. UNUD blm ada masjid utk ibadah bagi mahasiswa muslim. 

3. MUI agar menjadi pemersatu dan perekat ummat yg beragam Ormasnya,  Orpol dan aspirasinya. 

4. Alat perjuangan yg paling efektif melalui jalur politik, diharapkan MUI memasyarakatkan pentingnya melek politik, terutama politik keumatan. 

5. Potensi Ummat punya wakil di DPRD Kab/Kota, Denpasar,  Badung,  Jembrana,  Buleleng, Karangasem dan Klungkung dengan syarat diperlukan  kolaborasi dan pembagian Dapil bagi partai-partai Islam. 

6. Potensi Ummat memiliki wakil di DPRD Bali terutama Denpasar,  jembrana, Buleleng dan Badung dengan syarat diperlukan kolaborasi sesama partai Islam. 

7. Potensi ummat memiliki wakil di DPR RI dengan syarat partai -partai Islam berkolaborasi mengingat DPT Muslim Bali 2019 sebanyak 410 rb dan telah terbukti bisa mengantarkan H. Bambang Santoso terpilih jadi anggota DPD RI

8. Pentingnya menyadarkan ummat terhadap realitas keberagaman dan pemahaman keagamaan ummat

9. Pentingnya membangun kesadaran ummat tentang pemberdayaan ekonomi ummat berbasis masjid

10. Menjadikan masjid sebagai pusat ibadah,  peradaban ummat dan menguatkan ukhuwah islamiyah. 

11. Masjid agar difungsikan sebagai

 - Baitullah ( ibadah dan ilmu) 

 - Baitul Maal ( Sosial dan berbagi) 

 -Baitul Mu'amalah (Iqtishodiyah, ekonomi ummat berbasis masjid)

12. Kaitannya dengan politik/siyasah, MUI dari semua tingkatan agar menyadarkan ummat sangat pentingnya ummat punya wakil di DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi dan DPR RI serta mampu mempertahankan UBS di DPD RI

Utk mencapainya ummat harus membangun barisan yg kuat,  bukan sekedar perkumpulan,  serta masing2 partai yg berbasis Islam melepas ego sektorialnya,  dan ini yg paling pelik. 

Demikian sebatas yg bisa saya catat. 

Catatan:

Peserta sarasehan

1. Dewan Pertimbangan MUI Bali. 

2. Dewan Pimpinan MUI Bali

3. Kordinator Komisi -komisi MUI Bali

4. Ketua Ormas Islam Bali

5. Ketua Partai Politik Islam Bali

6. Ketua MUI Kabupaten/Kota se Bali

Friday, November 6, 2020

Menghargai orang lain

 HANYA MENGINJAK AL QUR'AN 

Dosen yang terkenal liberal itu mulai berceramah.

 Namun, ia tidak langsung masuk ke mata kuliahnya. 

Ia justru berbicara tentang fenomena umat Islam yang menurutnya pemarah. 

Ada yang memprotes adzan, marah. 

Ada yang membakar Al Qur'an, marah.

 Ada yang melecehkan surat Al Maidah, marah.

Padahal, menurutnya, yang dibakar itu hanya kertas. Sedangkan Al Qur'an yang sebenarnya ada di lauhul mahfudz.. 

Tak bisa dibakar, tak bisa dilecehkan.

"Saya benar-benar heran dengan umat Islam. 

Terlalu lebay, menurut saya. 

Hanya karena ada yang menginjak mushaf Al Qur'an, mereka marah lalu ribuan orang menggelar demonstrasi di mana-mana. 

Padahal yang dibakar itu cuma kertas. 

Hanya media tempat menulis Al Qur'an.

 "Al Qur'an aslinya ada di lauhul mahfuzh,” kata dosen itu.

“Saya pikir para mahasiswa harus dicerdaskan soal ini.”

Ruang kuliah itu hening beberapa saat. Sebagian mahasiswa agaknya setuju dengan pemikiran sang dosen. Hingga kemudian, seorang mahasiswa yang dikenal cerdas mengacungkan tangan.

“Memang Al Qur'an itu, hakikatnya ada di lauhul mahfuzh,” katanya sambil berjalan mendekati dosen.

“Maaf, Pak. Boleh saya melihat makalah Bapak?”

Wajah mahasiswa lainnya menegang. Mereka khawatir akan ada insiden yang tidak terduga antara mahasiswa yang dikenal sebagai aktifis dakwah itu dengan dosennya yang liberal.

“Makalah ini bagus Pak,”

Wajah-wajah yang tadinya sempat tegang kini normal kembali. Namun itu hanya sesaat, karena setelah itu, mahasiwa tersebut melempar makalah ke lantai kemudian menginjaknya.

“Sayang sekali analisanya kurang komprehensif !!”

Tak cukup menginjak. Ia ludahi makalah itu kemudian ia injak-injak lagi.

Praktis makalah tersebut menjadi kotor dan rusak.

Di dekatnya, sang dosen melotot. Mukanya merah padam. Kedua telapak tangannya menggenggam erat.

“Kurang ajar...!!! Kamu menghina karya ilmiah saya. Kamu menghina pemikiran saya,” kata sang dosen sembari melayangkan tangannya ke arah mahasiswa. Namun, dengan cekatan mahasiswa itu menangkisnya.

“Marah ya Pak? Saya hanya menginjak kertas kok, Saya hanya meludahi kertas !! Saya hanya melecehkan kertas. Saya tidak melecehkan pemikiran Bapak karena pemikiran Bapak ada di kepala Bapak. Saya kan tidak menginjak kepala Bapak. Saya pikir Bapak harus dicerdaskan soal ini ”

Mendengar itu, sang dosen tak bisa berkata apa-apa lagi. Ia seperti mendapatkan serangan balik yang mematikan. Segera, buku-bukunya dikemasi dan ia meninggalkan ruang kuliah itu dengan muka merah padam.

Silahkan share untuk menangkal pemahaman terkutuk liberalisme.. 

Wednesday, November 4, 2020

tiga cara mengenal karakter seseorang: safar, muamalah, dan amanah

 ﺑِﺴْﻢِاللّٰهﺍﻟﺮَّﺣْﻤٰﻦِﺍﻟﺮَّﺣِﻴْﻢ

SEJAUH MANA KITA MENGENALNYA?: TIGA CARA MENGENALI KARAKTER SESEORANG

Ada seorang laki-laki berkata kepada Umar: 

"Sesungguhnya si fulan itu orangnya baik".

Umar: "Apakah kamu pernah bersafar bersamanya ?"

Lelaki: "Belum pernah".

Umar: "Apakah kamu pernah bermu'amalah dengannya ?"

Lelaki: "Belum pernah".

Umar: "Apakah kamu pernah memberinya amanah ?"

Lelaki: "Belum pernah".

Umar: "Kalau begitu kamu tidak punya ilmu tentangnya, dan barangkali kamu hanya melihat dia sholat di masjid".

(Mawa'idz shohabah hal. 65).

Mengapa Umar mempertanyakan tiga perkara ini ya akhi ?

"Karena dengan safar, kita dapat mengetahui karakter dan watak seseorang sesungguhnya.."

Safar adalah bagian dari adzab (azab? Pengutip), capek dan melelahkan, disaat itu akan tampak watak asli seseorang.....

Dengan mu'amalah seperti jual beli dan lainnya, kita dapat mengetahui akhlak seseorang...

Dan dengan memberi amanah, kita dapat mengetahui kadar amanah dan agama seseorang..

Sungguh, pertanyaan yang cerdas, yang menunjukkan kepada pengalaman dan keilmuan.

Jadi, intinya bukan menyatakan baiknya seseorang karena dia terlihat sering di masjid, dia di masjid karena kewajiban dia kepada Allah, tapi tiga rincian di atas sebagai ukuran antara dirinya pribadi, dan dia bermasyarakat pada umumnya.

SEJAUH MANA KITA MENGENALNYA?: TIGA CARA MENGENALI KARAKTER SESEORANG


 


Saturday, October 31, 2020

Usia Produktif

USIA PRODUKTIF  

Mengapa perusahaan harus merekrut orang di atas 60 untuk posisi senior dan bertanggung jawab ?

Karena mereka lebih produktif daripada yang di bawah 60!

Sebuah studi besar-besaran di Amerika Serikat telah menemukan bahwa usia paling produktif dalam hidup seorang pria adalah 60-70.

Dari 70-80 adalah usia paling produktif ke-2.

Usia paling produktif ke-3 adalah 50-60.

Usia rata-rata pemenang Hadiah Nobel adalah 62 tahun.

Usia rata-rata seorang CEO di perusahaan Fortune 500 adalah 63.

Usia rata-rata pendeta dari 100 gereja terbesar di Amerika adalah 71.

Usia rata-rata Paus adalah 76.

Ini memberitahu kita entah bagaimana Tuhan telah merancang bahwa tahun-tahun terbaik dalam hidup Anda adalah di usia 60-80 !

ITU SAAT ANDA BEKERJA DENGAN PRESTASI TERBAIK.

Sebuah studi yang dipublikasikan di NEJM menemukan bahwa pada 60 Anda mencapai puncak potensi dan lanjutkan hingga 80 !

Jadi, jika Anda berusia antara 60-70, atau 70-80, Anda memiliki tahun-tahun terbaik dalam hidup Anda !

Sumber: Jurnal Kedokteran New England: 70.389 (2018).

Guru Besar FK Unair, Surabaya

Prof. Dr. dr. Soejunus seorang NEUROLOG dan PSIKIATER yang sangat senior mengatakan:

"Kalau anda ditanya orang berapa umurmu ?

Maka jawablah dengan berkata, "umur saya (misalnya):

50 tahun

55 tahun

60 tahun, 

65 tahun 

70 tahun 

75 tahun

80 tahun

dan 

JANGAN PERNAH  menjawab dgn kalimat "Saya sudah TUA"

Kata TUA secara psikologis akan sangat berdampak, mempengaruhi dan menurunkan semangat dalam hidup se-hari² anda.

Kata TUA akan berkonotasi,

berakhirnya fase perjuangan hidup sehat dan memasuki ERA PASIF !

"Beribadah saja, dan paling jauh nungguin cucu."

BERIBADAH dan

BERAKTIVITAS KERJA

adalah satu kesatuan yang tidak boleh terpisah.

Kata TUA di bawah alam sadar, akan menimbulkan:

1. Kesedihan.

2. Mengenang masa muda ketika masih kuat, gagah dan rupawan.

3. Terbayang masa jaya, ketika masih memiliki jabatan, kekuasaan atau power. 

PERAN ENDORPHIN 

Pertanyaan yang sering muncul: Mengapa ada dua orang yang usianya sama, bersahabat lama, namun anehnya, yang satunya kelihatan jauh lebih tua ?

Ternyata penyebabnya adalah, perbedaan kebiasaan dalam kehidupan.

Orang yang tampak lebih muda, ternyata :

1. Periang, suka humor,  tidak pemarah/ dengki/iri hati, dan ikhlas dlm meniti kehidupan se-hari2.

2. Tenang, sabar dalam menyelesaikan setiap persoalan.

3. Bersyukur dan ikhlas dalam meniti kehidupan se-hari2.

4. Tidak mencampuri dan sok mengatur masalah orang lain.

Setiap kita merasa senang dan tertawa, akan keluar hormon Endorphin yang diproduksi oleh otak dan kelenjar pituitary.

Tingginya kadar hormon ini akan membuat:

1. Perasaan kita senang dan enjoy.  

2. Lebih kuat terhadap penyakit.

3. Lebih kelihatan awet muda.

Itulah salah satu sebab mengapa kita perlu ber silaturahmi, cerita2 humor yg membuat kita menjadi riang gembira. Ingat, dgn tertawa itu akan memicu produksi Endorphin yg membuat kita menjadi sehat dan awet muda.

Jauhkan predikat kata TUA atau SEPUH. Ganti dengan kata sudah SENIOR saja.

Jangan lupa tuk selalu memproduksi Endhorphinmu yaa.. 

Semoga kita selalu sehat wal afiat dan penuh semangat. Salam Sehat Seger Waras Senyum Bahagia.

USIA PRODUKTIF  

Wednesday, October 7, 2020

KISAH SEMUT DAN CICAK

 Kisah Keberpihakan Semut dan Cicak

Tatkala tubuh Nabi Ibrahim a.s dilempar ke kobaran api yang disiapkan oleh Namrud ibn Kan'an, seorang Raja yang pertama kali mengaku bahwa dirinya Tuhan dari Babil.

Dikisahkan ada dua ekor binatang yang turut 'berpihak dan berkontribusi' baik terhadap Nabi Ibrahim a.s atau kepada Namrud. Kedua binatang tersebut adalah semut dan cicak.

Semut tersebut berlari-lari dengan susah payah berusaha memadamkan api yang membakar Nabi Ibrahim a.s dengan membawa butiran air di mulutnya.

Semua heran dan bertanya, "Wahai semut untuk apa kamu bawa butiran air kecil itu, tidak akan ada gunanya dibanding dengan api Namrud yang akan membakar Nabi Ibrahim?"

Semut itu menjawab, "Memang air ini tidak akan bisa memadamkan api itu, tapi paling tidak semua akan melihat bahwa aku dipihak yang mana."

Disisi lain, cicak ikut meniup api yang dibuat oleh Namrud agar semakin membesar. Memang tiupan cicak tidak seberapa dan tidak akan membesarkan kobaran api itu, tapi dengan apa yang dilakukannya semua tau cicak ada di pihak yang mana.

Akibat keberpihakkan ini, cicak dianjurkan untuk dibunuh.

"Dari Sa'ad ibn Abi Waqqash bahwasanya Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wassallam memerintahkan untuk membunuh cicak. Dan beliau menamakannya (cicak ini) hewan kecil yang fasik" (HR. Muslim)

"Dahulu ia meniup api yang membakar Nabi Ibrahim a.s" (HR. Bukhari)

Dari kisah ini kita bisa belajar banyak.

Bukan hanya tentang gagal atau tidak nya UU Cipta Kerja, tapi ini tentang keberpihakan kita kepada kebenaran yang harus selalu kita bela.

Jadi kita mau jadi semut?? Atau cicak??

Wednesday, September 16, 2020

daun pegangan, daun rendeng

 MANFAAT DAUN PEGANGAN

Mengenal tanaman Pegangan

Tanaman atau daun pegagan adalah sejenis tumbuhan yang termasuk dalam keluarga (famili) Mackinlayaceae. Tanaman atau daun pegagan yang memiliki nama latin Centella asiatica ini banyak tumbuh di wilayah Asia Tenggara, (termasuk Indonesia), kemudian juga di negara-negara Asia lainnya seperti Jepang, Tiongkok, India, bahkan persebarannya sudah mencapai benua Australia.

daun pegangan

http://mawa2014.blogspot.com/2020/09/daun-pegangan-daun-rendeng.html






Centella asiatica atau daun pegagan mengandung sejumlah zat bioaktif yang bersifat sebagai antioksidan, antivirus, antibakteri, dan antiulcer. Hal ini lantas menghasilkan manfaat daun pegagan untuk mengatasi pelbagai masalah kesehatan tubuh.

1. Membantu Penyembuhan Luka

Selain memperlancar aliran darah, triterpenes juga disebut-sebut berperan aktif dalam merangsang pembentukan glikosaminoglikan dan kolagen untuk proses penyembuhan luka yang lebih cepat.

Namun, di atas triterpenes, ada lagi zat yang paling berkontribusi dalam menghasilkan manfaat daun pegagan untuk mengobati luka. Adalah asiaticoside, zat yang secara medis sudah diakui efektivitasnya untuk menyembuhkan luka, pun antilepra.

Tak hanya menyembuhkan luka, asiaticoside pada ‘daun kaki kuda’ ini juga berfungsi untuk menyamarkan bekas luka, seperti keloid. Sekitar April 2018, sebuah studi mengungkapkan bahwa pasien operasi yang diberi obat ekstrak daun pegagan memiliki jaringan parut yang sedikit pada titik sayatan saat operasi.

2. Memperlancar Aliran Darah

Pada penderita insufisiensi vena dan varises, daun pegagan bisa dimanfaatkan untuk memperlancar aliran darah dan meredakan gejala-gejalanya seperti kaki terasa berat, nyeri, dan membengkak.

Studi yang dirilis oleh jurnal Angiology mengungkapkan bahwasanya pegagan juga efektif untuk mengobati kondisi hipertensi vena.

Kandungan triterpenes yang tak lain adalah zat anti-radang ditengarai menjadi penghasil manfaat daun pegagan yang satu ini. Triterpenes berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan luka, di samping meningkatkan antioksidan dan suplai darah menuju area kulit yang terluka.

3. Mencegah Penuaan Dini

Penuaan dini adalah salah satu masalah kulit yang paling dihindari. Namun, tak bisa dipungkiri jika seiring bertambahnya usia, produksi kolagen alami pada tubuh akan berkurang. Kolagen adalah sejenis protein yang berperan penting untuk menjaga elastisitas kulit.

Nah, untuk meningkatkan kembali produksi kolagen, Anda bisa mencoba mengonsumsi daun pegagan ini. Studi yang dirilis oleh Journal of Ayurveda and Integrative Medicine mengungkapkan jika Centella asiatica atau daun pegagan efektif dalam membantu produksi kolagen pada tubuh.

Selain dikonsumsi secara oral, Anda dapat mengoleskan daun pegagan dalam bentuk krim pada kulit untuk merasakan manfaat pegagan yang satu ini.

4. Menghilangkan Stretch Mark

Sebuah studi di tahun 2013 menemukan fakta bahwa tanaman herbal daun pegagan ampuh untuk menghilangkan stretch marks pada kulit. Hal ini tentu saja menjadi kabar baik bagi para wanita yang kerap mengeluhkan kemunculan stretch marks pasca melahirkan.

Manfaat daun pegagan untuk menghilangkan stretch marks ini tak lepas dari kandungan senyawa terpenoid yang berperan dalam pembentukan kolagen. Tak hanya menghilangkan stretch marks, daun pegagan juga mampu mencegah timbulnya stretch marks di kemudian hari.

5. Pemperpanjang Usia

Usut punya usut, mengonsumsi daun pegagan secara rutin dipercaya mampu memperpanjang usia Anda, lho. Pengobatan Ayurveda dari India kerap memanfaatkan daun pegagan untuk terapi perawatan tubuh agar bisa memiliki harapan hidup yang lebih lama.

Contoh nyatanya, hewan gajah yang seringkali memiliki umur panjang, ternyata banyak mengonsumsi daun pegagan atau Centella asiatica ini.

6. Mengatasi Masalah Pencernaan

Kandungan zat antibakteri pada daun pegagan dinilai efektif untuk mengatasi masalah pencernaan seprti diare. Selain itu, sejumlah masalah pencernaan lainnya seperti asam lambung dan perut kembung juga bisa diatasi dengan mengonsumsi tanaman yang oleh masyarakat Bali disebut sebagai ‘Piduh’.

7. Anti Stress

Saat stres melanda, ada beberapa cara menghilangkan stres yang bisa Anda lakukan. Satu di antara cara-cara tersebut adalah mengonsumsi ekstrak daun pegagan atau Gotu kola yang ternyata merupakan obat antidepresan alami yang efektif.

Manfaat pegagan untuk kesehatan ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian, di mana dalam penelitian tersebut, orang-orang dengan tingkat stres oksidatif tinggi yang diminta mengonsumsi ekstrak daun pegagan selama 60 hari, diklaim berhasil menurunkan kadar stres, depresi, hingga cemas yang dirasakan.

8. Obat Penyakit Alzheimer

Daun pegagan berkaitan dengan pengobatan penyakit Alzheimer. Hal ini tak lepas dari khasiat daun pegagan untuk mengoptimalkan fungsi saraf otak dan memori. Selain itu, kandungan daun pegagan diklaim ampuh untuk melindungi sel otak dari racun berbahaya yang bisa memicu terjadinya Alzheimer.

Kendati manfaat pegagan untuk mengobati Alzheimer telah dibuktikan secara medis, objek penelitian yang masih berupa tikus belum dapat mendukung khasiat tanaman herbal yang satu ini secara kuat.

9. Mengoptimalkan Fungsi Kognitif

Jika selama ini asam folat dianggap paling efektif untuk membantu mengembalikan daya ingat seseorang yang terkena stroke, maka fakta baru menunjukkan jika daun pegagan ternyata memiliki efektivitas yang lebih tinggi.Demikian hasil dari sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2016.

Fakta ini lantas diamini oleh penelitian lainnya. Walaupun objek penelitian yang digunakan adalah tikus, namun hasil yang didapat sama, bahwa daun pegagan mampu meningkatkan fungsi kognitif otak.

10. Membasmi Sel Kanker

Dari sekian banyak obat herbal yang dipercaya bisa membasmi sel kanker pada tubuh, daun pegagan adalah salah satunya. Manfaat daun pegagan yang satu ini tak lepas kandungan zat antioksidan di dalamnya.

Cara mengolah daun pegangan

Guna mengambil manfaat daun pegagan untuk kesehatan tubuh, Anda bisa mengolahnya menjadi pelbagai macam makanan sehat, seperti:

1. Sayur

Daun pegagan dapat dikonsumsi dalam bentuk makanan sayur. Cara membuat sayur pegagan sama saja seperti membuat sayur pada umumnya:

  • Siapkan daun pegagan segar secukupnya
  • Rebus daun pegagan dalam air mendidih selama kurang lebih 45 menit
  • Tambahkan garam, gula, dan bumbu penyedap lainnya
  • Tambahkan bahan masakan lainnya seperti tahu, atau apapun sesuai selera
  • Hidangkan hangat-hangat

2. Jus

Cara membuat jus daun pegagan yang segar nan menyehatkan adalah sebagai berikut:

  • Siapkan daun pegagan sebanyak genggaman tangan, cuci terlebih dahulu sampai bersih
  • Masukkan daun pegagan beserta campuran bahan lainnya seperti air, gula, susu, atau madu ke dalam blender
  • Lumat sampai halus lalu sajikan selagi dingin
3. Teh

Cara membuat teh daun pegagan adalah sebagai berikut:

  • Siapkan 10 gram daun pegagan kecil
  • Rebus daun pegagan bersama 3-4 gelas air hingga matang
  • Tambahkan gula atau susu untuk menambah cita rasa
  • Minum selagi hangat

 MANFAAT DAUN PEGANGAN